Tips Mengelola Project di ChatGPT Project

Untuk proyek PHP yang cukup besar (banyak file, banyak modul, dan pengembangan bertahap), tantangan terbesar biasanya bukan coding, melainkan menjaga struktur dan konsistensi proyek agar tidak berantakan setelah beberapa minggu.

Berikut pendekatan yang saya lakukan ketika  menggunakan Projects di ChatGPT.

1. Buat Dokumen Master Terlebih Dahulu

Sebelum menulis satu baris kode pun, buat dokumen seperti:

Nama Proyek:
Sistem Inventory Gudang

Tujuan:
Mengelola stok barang, supplier, dan transaksi keluar masuk.

Teknologi:
- PHP 8.3
- MariaDB
- Bootstrap 5
- Vanilla Javascript

User:
- Admin
- Operator

Modul:
1. Login
2. Dashboard
3. Master Barang
4. Supplier
5. Barang Masuk
6. Barang Keluar
7. Laporan

Ini menjadi "sumber kebenaran" proyek.


2. Minta AI Membuat Arsitektur Folder

Sebelum coding:

Buatkan struktur folder proyek PHP inventory
menggunakan pendekatan modular.

Contoh:

project/

├── config/
│ └── database.php

├── modules/
│ ├── login/
│ ├── barang/
│ ├── supplier/
│ └── laporan/

├── assets/
│ ├── css/
│ ├── js/
│ └── images/

├── templates/
│ ├── header.php
│ ├── sidebar.php
│ └── footer.php

└── index.php

Ini sangat penting agar file tidak tersebar sembarangan.


3. Simpan "Aturan Coding"

Misalnya:

Aturan proyek:

- PHP procedural
- Tidak menggunakan framework
- Semua query memakai prepared statement
- Bootstrap 5
- Bahasa Indonesia
- Semua halaman menggunakan template header/footer

Setiap kali meminta kode:

Ikuti aturan coding proyek yang sudah ditentukan.

AI akan lebih konsisten.


4. Bangun Per Modul

Jangan meminta:

Buat sistem inventory lengkap.

Karena hasilnya biasanya kacau.

Lebih baik:

Buat modul login dahulu.

Setelah selesai:

Buat modul master barang.

Lalu:

Buat modul supplier.

Dan seterusnya.


5. Selalu Minta File Lengkap

Jangan:

Buat fitur tambah barang.

Lebih baik:

Buat file:

barang_list.php
barang_add.php
barang_edit.php
barang_delete.php

lengkap dan siap jalan.

Dengan begitu Anda tahu file apa saja yang harus dibuat.


6. Minta Database Dulu

Biasanya saya menyarankan urutan:

Tahap 1

Database

tbl_users
tbl_barang
tbl_supplier
tbl_barang_masuk
tbl_barang_keluar

Tahap 2

ERD sederhana.

Tahap 3

CRUD.

Jangan mulai dari UI.

Database adalah fondasi.


7. Gunakan Project ChatGPT Sebagai Dokumentasi

Dalam satu Project, buat chat seperti:

00 - Spesifikasi
01 - Database
02 - Login
03 - Dashboard
04 - Barang
05 - Supplier
06 - Laporan

Jangan campur semua pembahasan dalam satu chat panjang.

Ini membuat pencarian jauh lebih mudah.


8. Simpan "Project Brief"

Saya sering menyarankan membuat file seperti:

PROJECT_RULES.md

Isinya:

Nama proyek:
Inventory System

Bahasa:
Indonesia

Database:
MariaDB

Coding style:
Procedural

UI:
Bootstrap 5

Autentikasi:
Session PHP

Struktur folder:
modules/
assets/
templates/
config/

Setiap kali memulai chat baru:

Gunakan PROJECT_RULES berikut...

AI langsung paham konteks.


9. Minta AI Membuat TODO List

Contoh:

Buat roadmap pengerjaan inventory system.

Hasil:

[✓] Database
[✓] Login
[ ] Dashboard
[ ] Barang
[ ] Supplier
[ ] Barang Masuk
[ ] Barang Keluar
[ ] Laporan
[ ] Backup Database

Ini membantu mengontrol proyek yang panjang.

DOKUMENTASI LAMA